
Pada hari Jum’at, 23 Agustus 2019 siswa siswi kelas VII, VIII, dan IX mengikuti lomba Gobak Sodor. Lomba Gobak Sodor diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SMP N 2 Cangkringan yang ke-27.
Seperti yang kita tahu, bahwa pada saat ini gadget telah merambah ke dunia anak. Dan aplikasi yang sangat diminati oleh anak yaitu “game”. Entah game sport, racing, adventure atau yang lain. Dampaknya, permainan tradisional banyak yang dilupakan. Anak-anak mungkin tidak tahu apa itu bekelan (permainan yang menggunakan bekel), apa itu “gatheng” (permainan yang menggunakan batu kecil), “nekeran” (permainan bola kelereng) atau permainan-permainan tradisional lain yang sesungguhnya lebih memiliki makna kebersamaan daripada game di gadget.
Oleh karena itu, bidang kesiswaan sekaligus Guru Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga, Bapak Matovani Bekti Nugroho, S.Pd memberikan ide lomba Gobak Sodor. Dan betul sekali, siswa siswi perlu diberi penjelasan berkali-kali mengenai permainan satu ini. Banyak yang telah lupa bagaimana cara bermain dan bagaimana menghitung skor. Padahal kebersamaan dan kekompakan bagian penting dalam permainan Gobak Sodor.
Kita semua berharap permainan tradisional masih terus digalakkan agar siswa siswi kelak tidak lupa bahwa permainan tradisional justru lebih menarik, lebih mementingkan kebersamaan daripada sisi individualis semata.

