
Rabu, 19 Juli 2017 dilaksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Ketiga. Adapun untuk kegiatan PLS yang terakhir dilaksanakan di Aula SMP N 2 Cangkringan.
Untuk yang pertama diisi oleh Ibu Etika Nuraini, S.Pd yang memberikan materi mengenai Wawasan Wiyata Mandala 7K yaitu :
- Keamanan/Kenyamanan
- Kekeluargaan
- Kedisiplinan
- Kerindangan
- Kebersihan
- Keindahan
- Ketertiban
Materi mengenai Wiyata Mandala 7K sangat penting karena berisi dasar-dasar pokok sebagai seorang siswa/siswi. Keamanan/kenyamaan berarti mereka harus bisa bersikap yang baik jadi teman-teman dan guru merasa aman dan nyaman selama proses pembelajaran di sekolah.
Kekeluargaan berarti siswa siswi harus bisa bekerja sama dengan siswa siswi yang lain, bisa menciptakan hubungan yang baik, baik sesama siswa siswi juga kepada guru dan karyawan.
Kedisiplinan berarti siswa siswi harus bisa menerapkan sikap disiplin di tiap pribadi masing-masing karena kedisiplinan merupakan hal yang pokok untuk siswa siswi semua contoh masuk sekolah tepat waktu/tidak terlambat, mengerjakan tugas yang diberikan sesuai waktu yang diberikan/tidak menunda tugas yang diberikan oleh guru dan lain-lain.
Kerindangan merupakan salah satu aspek yang sangat penting mengingat di lingkungan sekolah banyak sekali tumbuhan dan bunga yang sengaja ditanam untuk memperindang sekolah. Ada bunga lonceng, bunga mawar, tumbuhan daun merah, sawo kecik, buah jambu dan masih banyak lagi. Siswa siswi juga diuntungkan karena jika mereka bisa merawat tanaman dengan baik, pihak sekolah memperbolehkan mereka untuk memetik buah yang ada dengan syarat buah dimakan tidak dilemparkan ke dinding atau dibuang sembarangan.
Kebersihan berarti siswa harus bisa menjaga kebersihan baik didalam kelas, diluar kelas maupun di toilet. Sekolah menyediakan satu kelas satu toilet jadi siswa siswi dari kelas yang bersangkutan harus menjaga sendiri kebersihan toilet di kelasnya. Untuk kebersihan dalam dan luar/teras kelas, siswa siswi harus menjaga kebersihan kelas mereka sendiri. Jadi, saat proses belajar mengajar berlangsung, siswa siswi maupun guru yang mengajar merasa nyaman tidak melihat banyak pasir ataupun sampah didalam kelas. Di SMP N 2 Cangkringan setiap kelas sudah menyadari aspek kebersihan yaitu dengan membentuk grup piket. Jadi membersihkan kelas bisa dikerjakan bersama-sama.
Keindahan dimulai dari diri tiap siswa. Contoh memakai seragam dengan rapi. Selain itu, keindahan mengarah ke memperindah kelas dengan berbagai cara sehingga selain enak dipandang, saat ada lomba kebersihan dan keindahan kelas, kelas tersebut bisa tampil sebagai juara. Memperindah kelas tidak harus mahal. Siswa siswi bisa memanfaatkan barang-bekas dan disulap menjadi hiasan yang bagus. Contoh koran bekas dibentuk bunga, sedotan menjadi daun serta bunga plastik, batang pisang yang diberi pewarna bisa dibentuk menjadi daun, bunga ataupun hewan dan masih banyak lagi. Dan cara ini bisa mengolah kreativitas siswi siswi dalam hal keterampilan.
Ketertiban jelas sangat dibutuhkan dan ditaati oleh siswa siswi. Setiap sekolah pasti memiliki aturan yang dibuat untuk siswa siswi guna kemajuan dan perkembangan mereka. Siswa siswi harus bisa menciptakan ketertiban dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Tertib berangkat sekolah, tertib memakai seragam yang sesuai, tertib mengerjakan tugas, tertib piket dan tertib dalam hal-hal yang lain. Sehingga nantinya siswa siswi semua bisa memiliki aspek ketertiban dalam dirinya yang berguna sampai nanti mereka dewasa.
Yang kedua dari Polisi Sektor Cangkringan yang diisi oleh Bapak Bripka Joko Santosa. Adapun materi yang diberikan yaitu mengenai Narkoba/NAPZA dan Tata Tertib Lalu Lintas. Materi mengenai Tertib Lalu Lintas sangat penting untuk siswa siswi di SMP N 2 Cangkringan karena SMP N 2 Cangkringan sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB), jadi siswa siswi diperbolehkan membawa kendaraan bermotor guna antisipasi terhadap bencana gunung Merapi. Pada saat ini, Narkoba sudah tersebar bahkan sampai Sekolah Dasar (SD) dalam berbagai bentuk yang menarik. Oleh karena itu, Bapak Bripka Joko Santosa melarang siswa siswi SMP N 2 Cangkringan untuk mengkonsumsi dan mengedarkan Narkoba. Karena selain bisa merusak kesehatan tubuh, mengkonsumsi dan mengedarkan Narkoba bisa terjerat pasal yang nantinya harus berhubungan dengan pihak berwajib.
Dan yang ketiga /terakhir dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cangkringan yang diisi oleh Ibu Retno Diah Kusumastuti A.Md Keb yang memberikan materi mengenai Reproduksi Remaja dan Pernikahan Dini. Tidak bisa dielakkan lagi bahwa masa sekarang teknologi canggih sudah menyebar tidak hanya di perkotaan tetapi juga di pedesaan. Anak-anak remaja saat ini hampir semua sudah memiliki gadget yang bisa mencari berbagai hal di berbagai dunia baik itu yang baik dan bermanfaat atau yang buruk dan bisa menjerumuskan ke hal-hal yang negatif. Sekolah bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cangkringan untuk memberi materi serta pengarahan agar nantinya siswa siswi di SMP N 2 Cangkringan tidak ada yang melakukan pernikahan dini atau terjerumus dengan hal-hal negatif yang lain.

